Artikel
Anak Tanggap

Moms, pernah khawatir melihat buah hati terlihat lebih senang bermain sendiri di sekolahnya? Sebagai orangtua, tentu kita harus peka melihat kondisi anak di sekolah. Pada awal masuk sekolah, memang wajar jika anak terlihat masih berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya. Ada anak-anak yang lebih memilih untuk mengamati lingkungan, terutama sikap teman-temannya. Namun, kita perlu lebih cermat jika anak terlalu lama senang bermain sendiri, tidak mau bersosialisasi dengan teman-temannya. Atau, yang biasanya senang bermain bersama tiba-tiba senang menyendiri.

Ada beberapa alasan mengapa anak kurang nyaman bermain bersama teman-temannya. Boleh jadi ada teman yang menjahili atau membuatnya kurang nyaman. Misalnya, memanggil anak dengan panggilan yang tidak baik, mengintimidasi atau bersikap menjauh.

Untuk itu, peran guru sangat penting dalam melihat sikap anak didik di sekolah dan berkomunikasi dengan orangtua jika dirasa mengkhawatirkan. Guru baiknya peka jika melihat anak yang sering menyendiri.

Begitu juga dengan orangtua, cermat melihat sikap anak sepulang sekolah. Mengajaknya bercerita, membiasakan anak untuk terbuka tentang perasaan yang ia rasakan selama di sekolah. Dengan begitu, orangtua dapat memahami apa yang sedang dialami anak. Jika masalahnya karena anak belum merasa nyaman dengan teman-teman barunya, berikan waktu pada anak untuk mencari teman bermain. Jika dirasa perlu, bisa juga diskusikan dengan guru, aktivitas apa yang dapat dilakukan sehingga semua anak dapat bersosialisasi bersama.

Jangan lupa berikan si Kecil dua gelas Susu Bubuk Indomilk setiap hari, supaya hari-harinya jadi lebih semangat ya, Moms.